10 Janji Partai Politik Impian Para Gamer!

janji-partai-politik-jagatp

Pemilihan Umum telah memanggil kita, seluruh rakyat menyambut gembira. Indonesia akhirnya kembali bersiap untuk menggelar pesta rakyat lima tahunan yang krusial, untuk memilih calon wakil rakyat yang akan merepresentasikan aspirasi dan kepentingan kita setidaknya selama lima tahun ke depan. Pemilu menjadi sebuah tonggak untuk menentukan arah gerak Indonesia untuk satu periode ke depan, penuh optimisme di bawah visi dan misi yang mungkin saja – lebih menyegarkan. Dibagi ke dalam dua fase, termasuk legislatif, Indonesia kini membuka opsi untuk masa depan yang lebih baik.

Pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga slogan-slogan anti korupsi, hampir sebagian besar partai politik yang ikut bertarung di pemilihan umum menyuarakan isu-isu krusial ini sebagai “daya tarik” utama. Menjual konsep penuh optimisme yang mungkin terdengar naif, partai politik berusaha menarik perhatian kelompok masyarakat yang memang dipengaruhi oleh isu tersebut secara langsung. Anehnya, hampir mustahil melihat partai politik yang menjadi teknologi sebagai fokus pengembangan hingga beberapa tahun ke depan. Sesuatu yang bisa dimaklumi mengingat status Indonesia sebagai negara berkembang, namun cukup disayangkan, mengingat jumlah penggila teknologi yang sebenarnya potensial untuk menjadi calon pemilih. Termasuk di dalamnya gamer.

Terlepas dari tingkat popularitas yang semakin tinggi sebagai bagian dari industri hiburan tanah air,   gamer tidak pernah menjadi fokus sama sekali di mata pemerintah. Berbeda dengan negara maju lain yang mulai mengetatkan aturan, untuk setidaknya meminimalisir efek negatif yang mungkin muncul sekaligus membantu membangun industri game lokal sebagai bagian dari produk kreatif yang potensial, Indonesia tidak pernah ambil pusing. Bayangkan apa yang akan menjadi reaksi sebagian besar dari kita jika ada satu partai politik saja yang secara terbuka mengakui eksistensi para gamer dan melihatnya sebagai kelompok sosial yang pantas untuk diperhatikan. Sebuah imajinasi liar yang terkadang, tumbuh menjadi harapan.

Dari semua imajinasi yang bisa lahir, para politik sebenarnya punya kesempatan untuk menarik hati para gamer Indonesia yang jumlahnya cukup banyak hanya sekedar menawarkan janji. Janji seperti apa? Kami membayangkan dan merangkumnya untuk Anda ke dalam artikel ini. Inilah 10 janji partai politik yang menurut kami, menjadi impian para gamer selama ini!

10. Bangun Kawasan Komersial Khusus untuk Gamer

Akihabara at Night

Sebuah daya tarik turis untuk semua gamer di seluruh dunia, konsep inilah yang akan menjadi timbal balik dari investasi membangun sebuah kawasan komersial khusus untuk gamer. Seperti halnya daya tarik dari kawasan serupa di Jepang – Akihabara, Anda tidak akan hanya menemukan pusat-pusat game arcade dengan teknologi mutakhir, tetapi juga beragam toko yang menjual merchandise-merchandise menarik, bahkan eksklusif untuk franchise-franchise game populer yang ada. Dengan kesempatan untuk mendapatkan game original dengan mudah, sekaligus membuka varian publisher atau vendor luar untuk masuk dan memasarkan produk andalan mereka, kawasan seperti ini akan menguntungkan jangka panjang. Tentu saja, jika dikelola dengan baik.

9. Call Centre Spec PC

pc

Dari semua alternatif janji yang bisa ditawarkan, janji yang satu ini mungkin terdengar paling absurd, namun cukup efektif untuk menarik hati para gamer PC. Berapa banyak dari Anda yang seringkali bingung dengan performa perangkat komputer yang Anda miliki saat ini, apalagi jika dibandingkan dengan kebutuhan optimal yang dituntut oleh rilis game-game terkini. Menjadi sesuatu yang sangat biasa terlihat, dimana gamer mulai menjadikan komunitas dunia maya dan sosial media sebagai tempat bertanya paling efektif. Pertanyaan semacam, “Gan, PC ane bisa main game ini gak sih?” menjadi sesuatu yang seringkali ditemui. Bayangkan jika pemerintah mengakui “permasalahan” ini dan mulai membuka sebuah call centre khusus untuk menjawab pertanyaan gamer di seluruh Indonesia. Hanya sekedar memberi tahu apakah spesifikasi PC Anda bisa menangani game tertentu, atau mungkin mencari tanggal rilis game yang sudah lama Anda antisipasi.

8. Integrasi Gaming dan Pendidikan

The Last of Us - Left Behind (80)

Gaming saat ini masih diilihat sebuah media hiburan yang diciptakan untuk sekedar menawarkan kesenangan. Padahal jika menilik kebijakan negara-negara lain yang sudah maju, video game mulai diintegrasikan sebagai bagian dari pendidikan, terutama untuk memastikan anak didik mampu menangkap gambaran sebuah konsep dengan lebih baik lewat pengalaman yang menyenangkan. Sebagai contoh? Ketika belajar soal dilema sosial dan moral serta konsekuensi yang bisa ia hasilkan. Daripada membaca sebuah buku teks panjang yang isinya lebih banyak berputar dan menuntut Anda mengimaginasikan beragam skenario yang bisa tercipta, memainkan game-game seperti The Last of Us atau The Walking Dead bisa menjadi sarana yang tepat untuk berdiskusi. Beragam konflik yang ia tawarkan bisa menjadi bahan perbincangan yang akan menjadi sumber pemahaman yang lebih efektif.

7. Dukung e-Sports!

Free-to-Play-(28)

Sempat heboh di beberapa waktu yang lalu, scene e-Sports di Indonesia memang sempat tenggelam dan tidak lagi terdengar untuk beberapa saat. Namun nadi-nadi kebangkitan mulai terlihat setelah popularitas DOTA 2 kembali menggairahkan aura kompetitif dengan hadiah yang juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun sayangnya, terlepas dari fakta bahwa negara-negara lain mulai menjadikannya sebagai fokus bahkan menjadikan e-Sports bagian dari olahraga resmi sekelas Catur, Indonesia seperti tidak peduli. Besarnya uang yang mungkin saja berputar di dalamnya tampaknya tidak terlalu menarik bagi pemerintah Indonesia untuk melirik pasar yang satu ini.

6. Gaming Sebagai Ekstrakurikuler

korean gaming

Ada dua cara sebenarnya untuk mengintegrasikan video game ke dalam sistem pendidikan. Pertama, seperti yang kami bahas di point sebelumnya. Cara kedua? Tentu saja mulai melihatnya sebagai aktivitas yang positif dan mampu memberikan ekstra pengaruh positif bagi para siswa. Beragam eksperimen di masa lalu sudah membuktikan bahwa video game mengandung begitu banyak efek positif bagi perkembangan anak, dari respon mata – tangan yang jauh lebih presisi, hingga kecepatan mengambil keputusan yang jauh lebih baik. Menjadikannya sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya menawarkan semua “buff” tersebut, tetapi juga bisa menjadi ajang mempersiapkan anak-anak masuk ke scene gaming professional yang mungkin tidak terlihat menarik saat ini, namun potensial di masa depan. Gaming is a serious business!

5. Indonesian International Games Show

tokyo game show

Tidak pernah dilihat sebagai pasar potensial, apalagi dengan kasus pembajakan yang masih merajalela, tidak ada satupun publisher game raksasa yang bahkan melihat Indonesia sebagai bagian komunitas gamer yang harus diraih dan dirangkul. Jika saja pemerintah Indonesia mampu menawarkan sedikit saja ruang dan dana untuk mengakomodir pameran game skala internasional, hal tersebut akan mudah berubah. Membayangkan Indonesia mampu menjadi tuan rumah dari event pameran game raksasa sekelas E3 atau Tokyo Game Show mungkin terdengar terlalu ambisius, tetapi bukan sesuatu yang tidak mungkin. Bagaimana rasanya, jika Anda – dari semua gamer di seluruh dunia, bisa secara langsung menyaksikan pengumuman konsol baru atau mencicipi preview game teranyar terlebih dahulu. Would be awesome!

4. Impor Konsol Game Bebas Pajak

xbox one ps 41

Mengapa konsol game yang ditawarkan di Indonesia selalu jauh lebih mahal dari harga pasaran di Amerika Serikat, misalnya? Tidak hanya masalah konversi nilai mata uang, beragam pajak dan biaya yang harus dikeluarkan untuk memasukkan produk tersebut ke dalam negeri menyumbangkan sedikit ekstra dana yang membuat harga konsol menjadi lebih tidak terjangkau. Jika saja ada partai politik yang menjanjikan bebas biaya untuk impor konsol game, maka harga konsol bisa menjadi jauh lebih murah dan bisa diakses untuk kalangan gamer yang lebih besar. Tidak perlu berpikir dua kali untuk menyalurkan hobi utama Anda ini.

3. Internet Super Kencang, Stabil, Murah

google fiber

Menyenangkan bagi gamer, dan menggoda bagi semua penggila teknologi multimedia di seluruh Indonesia. Tidak akan ada ucapan yang lebih membuat kita semua jatuh hati selain partai politik yang bisa menjanjikan fokus pengembangan untuk menjamin koneksi internet yang tidak hanya semakin murah dan stabil, tetapi juga super kencang. Kesempatan untuk menikmati konten konten multimedia dalam format terbaik hanyalah satu dari daya tarik yang ada. Bagi gamer, implikasinya lebih besar. Koneksi internet yang super kencang, stabil, dan murah berarti opsi untuk beralih ke format distribusi digital yang selalu menawarkan game lebih murah. Mengunduh game dengan sangat cepat, koneksi internet seperti ini juga menjamin pengalaman game online yang lebih stabil dan nyaman untuk dinikmati. It’s like heaven on earth!

2. Subsidi Game Original Murah

watch dogs

Pembajakan adalah masalah klasik yang memang masih menghiasi scene gaming di Indonesia. Sangat bisa dimaklumi, mengingat harga satu buah game original yang bisa menyedot 1/5 hingga 1/4 dari pendapatan rata-rata warga Indonesia, apalagi jika gamer tersebut bahkan belum memiliki pendapatan tetap. Untuk menjamin scene game original yang jauh lebih bisa diandalkan dan dinamis, pemerintah sebenarnya bisa ambil andil dengan memberikan subsidi untuk memastikan karya intelektual seperti ini bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih bersahabat. Subsidi game murah hingga bisa dinikmati oleh lebih banyak kalangan gamer? Partai politik manapun akan langsung mendapatkan coblosan paling kuat dan penuh keyakinan dari gamer-gamer Indonesia.

1. Developer Game Indonesia Adalah Aset Berharga!

DreadOut (7)

Dari semua list absurd dan tidak masuk akal yang kami sematkan di beberapa point list sebelumnya, point nomor satu ini mungkin menjadi masalah nyata yang memang seharusnya sudah menjadi fokus pemerintah. Sebagai salah satu sektor industri kreatif yang potensial, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar, sudah selayaknya pemerintah mulai memberikan perhatian yang sangat pantas untuk developer developer game lokal yang masih berusaha meniti karier menuju prestasi global mereka. Talenta yang luar biasa dan dedikasi tinggi sudah menjadi modal, kini hanya butuh dukungan dan penghargaan pemerintah sebagai sebuah motor pendorong untuk membuat scene tampil lebih efektif dan produktif. Sangat disayangkan melihat bibit bibit pekerja kreatif terbaik di Indonesia justru lebih diperhatikan oleh perusahaan di luar negeri dan direkrut.

Di atas, adalah 10 skenario fiktif dimana JagatPlay membayangkan janji-janji seperti apa yang bisa ditawarkan partai politik untuk membuat gamer seluruh Indonesia mulai menimbang atau bahkan memutuskan untuk memilih mereka sebagai perwakilan di parlemen. Terlepas dari popularitas yang ada, sangat disayangkan memang, bahkan kita jarang seringkali melihat calon legislatif yang melihat industri game sebagai sebuah isu yang pantas untuk diseriusi dan diperhatikan, terlepas dari fakta bahwa implementasi kebijakan negara maju di luar memperlihatkan efek yang sangat positif. Artikel ini tentu saja dibangun atas dasar kesenangan semata, tanpa memuat agenda politik sama sekali.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Slogan atau kampanye partai politik seperti apa, tentu saja terkait identitas Anda sebagai seorang gamer, yang akan langsung menarik hati Anda untuk mencoblos mereka? Feel free to share your opinion and expand the list!

SUMBER: JAGATPLAY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: