Tahun 2014 Bagi Overclocker: Apa yang akan berbeda?

DSC05578s

Overclocking  merupakan sebuah teknik untuk menjalankan periferal/komponen PC pada kecepatan diatas standar pabrikannya, dan efek dari teknik ini umumnya adalah peningkatan kinerja. Dengan ini, para power user yang hobi ‘mengoprek’ PC-nya bisa mendapat performa lebih dengan relatif tanpa biaya ekstra. Tahun demi tahun, peminat kegiatan overclocking tetap ada, meski relevansi overclocking dalam penggunaan PC sudah berkurang. Ini terjadi karena rata-rata pengguna PC sudah puas dengan kinerja PC-nya sehari-hari (walau masih pengguna ada yang butuh processing power besar, misalnya Editor Multimedia).

OCForVideoEdits

Ya, overclocking yang dulunya diminati karena menjadi sebuah kebutuhan, sudah sejak lama perlahan-lahan bergeser kembali ke bentuk asalnya, yakni menjadi sebuah hobi. Lalu, apakah menipisnya minat pengguna akan sistem PC yang bertenaga ini membuat kegiatan overclocking menjadi hilang dan mati? Ternyata tidak! Pengguna yang meng-overclock PC-nya dengan alasan performa masih tetap ada, custom made PC dengan prosesor yang sudah pre-overclocked dengan cooling mumpuni masih ada peminatnya, dan dukungan vendor akan produk yang disiapkan untuk overclocking(misal: CPU dengan unlocked multiplier, Motherboard dengan durabilitas ekstra khusus OC) kian menjamur.  Hobi ini juga berkembang menjadi ajang adu cepat komputer masing-masing, dengan memecahkan berbagai rekor dunia dalam pencapaian skor benchmark, ataupun clockspeed. Jadi, apakah hobi overclocking ini masih akan berlanjut di Tahun 2014 ini? Tentu!

 

Competitive Overclocking: Menjadi Masa Depan Overclocking?

DSC_0845ss

Hobi memaksimalkan komponen PC ini menjadi menarik ketika dikemas dalam sebuah format kompetisi, ini sebabnya kompetisi overclocking masih banyak peminatnya. Tahun 2013 lalu ternyata merupakan tahun yang ‘spesial’ bagi para overclocker, pasalnya, tahun 2013 adalah tahun dimana kompetisi overclocking, baik online maupun live/offline, kembali marak. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kompetisi overclocking yang diselenggarakan di tahun 2013 lebih banyak jumlahnya, tentu dengan sponsor yang makin beragam. Kompetisi overclocking yang diadakan di tahun 2013 lalu antara lain:

Internasional:

Corsair OC Main Event – Computex 2013, Taipei

Intel XTU Overclocking Challenge

ASRock 8-series OC Competition(online)

ASRock FM2 A10 OC Competition(online)

MSI Master Overclocking Arena 2013, Taipei

ASUS Open Overclocking Cup(AOOC) 2013,  Moscow

Galaxy Overclocking Carnival(GOC), Shanghai

Kingston HyperX OC Takeover(online)

Gigabyte ‘Feel The Force’ Z87 OC Contest(online)

HWBOT Country Cup 2013 (online)

Lokal (Indonesia):

Intel AOCT 2013 – DIY & Jawa Tengah

Intel AOCT 2013 – Jawa Barat & Banten

AMD Indonesia Overclock Competition (online)

Intel AOCT 2013 Nasional – Jakarta

Contoh-contoh diatas sudah membuktikan bahwa saat overclocking ‘dipermak’ menjadi sebuah kegiatan yang kompetitif, peminatnya tidak sedikit. Berbagai vendor hardware pun turut serta menjadi sponsor kegiatan yang satu ini karena memancing banyak user enthusiast lain untuk ‘mengikuti jejak’ para competitive overclocker tersebut. Mengapa? Karena hardware yang digunakan untuk kompetisi overclocking umumnya merupakan hardware dengan kualitas tinggi berkelas high-end yang pastinya memberikan profit margin lebih tinggi. Everyone loves a good business, right?

 

Casual Overclocking: Antara Pro dan Kontra

DSC01075s

 

Tadi kita sempat membahas mengenai overclocking dari segi kompetitif, lalu bagamana dengan sebagian besar pengguna yang menjadi casual overclocker? (Casual overclocker adalah pengguna yang sesekali meng-overclock sistemnya untuk mendapat sedikit performa ekstra, entah itu untuk games yang ia mainkan, atau keperluan pekerjaan sehari-harinya)

Disini, kami mendapat dua buah pendapat yang berlawanan. Di satu sisi, ada pengguna yang kurang setuju akan overclocking, karena melihat bahwa dengan PCnya yang masih cukup kencang, kegiatan ini sudah tidak ada gunanya, penuh resiko kerusakan, serta kadang malah mengeluarkan dana yang besar, seperti yang kami temui di halaman sosial media berikut:

COmments

Di sisi lainnya, masih ada yang Pro akan overclocking, dengan alasan sedikit ekstra performa tidak mungkin merugikan. Pendapat ini cukup banyak ditemui para user yang menggunakan sistem dengan spesifikasi low-end hingga mainstream, yang memang masih butuh sedikit kinerja ekstra untuk sekedar bermain game lebih nyaman, atau melakukan berbagai multimedia task dengan lebih cepat. Ada juga pendapat lain yang juga pro akan casual overclocking karena overclocking dianggap sebagai tempat mereka mempelajari seluk-beluk seputar PC hardware.

IMG_6735

 

Dukungan Vendor : Tetap Ada, Makin Beragam

OCBoards

Terlepas dari pro dan kontra akan overclocking itu sendiri, seperti yang pernah kami utarakan sebelumnya, dukungan vendor-vendor hardware akan overclocking, khususnya akhir-akhir ini, semakin banyak dan beragam. Misalnya saja Dukungan Overclocking untuk prosesor Intel ‘Haswell’ mobile, lalu makin beragamnya motherboard dengan spesialisasi overclocking seperti: ASRock Z87M OC Formula, Gigabyte GA-Z87X-OC, dan MSI Z87 MPOWER SP. ASUS pun tidak ketinggalan dengan menelurkan motherboard Mini-ITX mereka yang sanggup melakukan overclocking, yakni ASUS Maximus VI Impact.

Sebagai tambahan, overclocking pun sudah menjadi sorotan tersendiri dalam berbagai pameran teknologi komputer, misalnya saja dalam Intel Developer Forum(IDF) 2013 lalu, dimana ada technical session khusus mengenai overclocking prosesor Intel Haswell dan Ivy Bridge-E.

Patut dinanti di 2014: SSD OC, Kaveri, Haswell-E, DDR4, dan banyak lagi!

haswell-e

Selain beberapa hardware yang disebut diatas, akan banyak lagi kejutan seputar overclocking yang layak untuk ditunggu di tahun 2014 ini, misalnya SSD Overclocking yang rencananya akan diperkenalkan oleh Intel, lalu prosesor AMD Kaveri yang akan dirilis dalam waktu dekat, hingga platform High-end Desktop Intel 8-Core ‘Haswell-E’ yang juga akan mengusung tipe memori baru, DDR4. Di tahun 2014 ini, overclocker tidak akan kehabisan ‘mainan’  mereka!

SUMBER: JagatReview.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s